UKK (Ulangan Kenaikan Kelas) merupakan evaluasi komprehensip semua Kompetensi Dasar di semester 2 (Genap).
Bahan untuk UKK Biologi Kelas XI IPA Tahun pelajaran 2010/2011 meliputi:
1. Sistem Pencernaan
2. Sistem Pernapasan (Respirasi)
3. Sistem Ekskresi
4. Sistem Koordinasi
5. Sistem Reproduksi
6. Sistem Kekebalan Tubuh
Untuk bahan referensi, berupa rangkuman materi-materi tersebut, silakan download:
http://www.ziddu.com/download/15268074/RangkumanMateriBiologiSM2XIIPA-nsuy.pdf.html
Mudah-mudahan bermanfaat.
Selamat belajar...
Good Luck ....
Tuesday, June 7, 2011
Sunday, June 5, 2011
BAHAN UKK BIOLOGI KELAS X (2010/2011)
UKK (Ulangan Kenaikan Kelas) merupakan evaluasi komprehensip semua Kompetensi Dasar di semester 2 (Genap).
Bahan untuk UKK Biologi Kelas X Tahun pelajaran 2010/2011 meliputi:
1. Keanekaragaman Hayati.
2. Kingdom Plantae.
3. Kingdom Animalia.
4. Ekosistem.
5. Lingkungan.
Untuk lebih jelasnya silakan download di:
http://www.ziddu.com/download/15246760/BahanUKKbioklsXsm2-1011.doc.html
Semoga bermanfaat.
Good Luck.
Bahan untuk UKK Biologi Kelas X Tahun pelajaran 2010/2011 meliputi:
1. Keanekaragaman Hayati.
2. Kingdom Plantae.
3. Kingdom Animalia.
4. Ekosistem.
5. Lingkungan.
Untuk lebih jelasnya silakan download di:
http://www.ziddu.com/download/15246760/BahanUKKbioklsXsm2-1011.doc.html
Semoga bermanfaat.
Good Luck.
Wednesday, March 30, 2011
SISTEM EKSKRESI
Dalam kehidupan manusia sehari-hari manusia melakukan berbagai aktivitas. Energi untuk melakukan aktivitas tersebut berasal dari proses metabolisme dalam tubuh. Metabolisme dalam tubuh manusia tidak hanya menghasilkan zat-zat yang berguna bagi tubuh, tetapi juga menghasilkan zat sisa. Zat sisa tersebut dinamakan zat sisa metabolisme tubuh. Zat-zat sisa tersebut kemudian dikeluarkan oleh tubuh melalui suatu sistem yang disebut sistem ekskresi. Pengeluaran zat-zat ini harus dilakukan karena zat tersebut bersifat racun bahkan bisa menyebabkan kematian jika tidak dikeluarkan dari dalam tubuh.
Proses ekskresi melibatkan alat-alat khusus dan membentuk suatu sistem ekskresi. Sistem ekskresi ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan (homeostatis) tubuh dengan cara osmoregulasi. Osmoregulasi adalah mekanismme tubuhuntuk mengatur konsentrasi bahan terlarut dalam cairan sel atau cairan tubuh.
Untuk mempermudah mempelajari sistem ekskresi ini, silakan download file tentang SISTEM EKSKRESI dalam format mp3, sebagi berikut:
http://www.ziddu.com/download/14393433/10.sistemekskresi.mp3.html
Atau kalau mau file Power point-nya: silakan download:
http://www.ziddu.com/download/14393840/Sistemekskresi.ppt.html
Selamat belajar... Smoga bermanfaat.
Saturday, January 1, 2011
ARISAN PULSA
ARISANPULSA.COM adalah merupakan Program Arisan dengan menggunakan sistem jaringan yang dapat diikuti oleh semua pemilik HP di Indonesia
Keistimewaan ARISANPULSA adalah :
· Gratis biaya pendaftaran, dan tidak ada iuran arisan
· Dengan telah mendaftar sebagai peserta arisanpulsa, berarti anda juga telah menjadi dealer/agen penjualan pulsa, sehingga dapat menggunakan HP anda untuk mengisi/berjualan pulsa di manapun anda berada
· Mendapatkan Bonus hingga mencapai Rp. 89 juta per tahun
· Merupakan Program Bisnis Networking yg dirancang dengan sistem yg sederhana tetapi didukung dengan tekhnologi yang canggih berupa AUTOMATIC SERVER yang terkoneksi langsung dengan semua operator telekomunikasi selular dalam menyediakan layanan pengisian voucher pulsa elektrik All-Operator GSM dan CDMA
Arisan Pulsa memiliki tujuan yg jelas yaitu sebagai sumber pendapatan ALTERNATIF bagi pemilik HP yg ada di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi semua pemilik HP yg saat ini membutuhkan dana utk berbagai keperluan
Untuk selengkapnya silakan download link di bawah ini:
http://www.ziddu.com/download/13215630/manualkitarisanpulsa.doc.html
Wednesday, December 22, 2010
BIO B4-23: KEBAIKAN IBU VS BALASAN KITA
BIO B4-23: KEBAIKAN IBU VS BALASAN KITA: "Untuk mengenang Ibu kita dalam rangka hari IBU (22 Desember) Bayangkan: - Saat kita berusia 1 tahun, Ibu memandikan dan merawat kita. Sebag..."
KEBAIKAN IBU VS BALASAN KITA
Untuk mengenang Ibu kita dalam rangka hari IBU (22 Desember)
Bayangkan:
- Saat kita berusia 1 tahun, Ibu memandikan dan merawat kita. Sebagai balasannya, kita malah menangis di tengah malam.
- Saat kita berusia 2 tahun, Ibu mengajari kita berjalan. Sebagai balasan, kita malah kabur ketika Ibu memanggil kita.
- Saat kita berusia 3 tahun, Ibu memasakkan makanan kesukaan kita. Sebagai balasan, kita malah menumpahkannya.
- Saat kita berusia 4 tahun, Ibu memberi kita pensil berwarna. Sebagai balasan, kita malah mencoret-coret dinding dengan pensil tersebut.
- Saat kita berusia 5 tahun, Ibu membelikan kita baju yang bagus-bagus. Sebagai balasan, kita malah mengotorinya dengan bermain-main di lumpur.
- Saat kita berusia 10 tahun, Ibu membayar mahal-mahal uang sekolah dan uang les kita. Sebagai balasan, kita malah malas-malasan bahkan bolos.
- Saat kita berusia 11 tahun, Ibu mengantarkan kita ke mana-mana. Sebagai balasan, kita malah tidak mengucapkan salam ketika keluar rumah.
- Saat kita berusia 12 tahun, Ibu mengizinkan kita menonton di bioskop dan acara lain di luar rumah bersama teman-teman kita. Sebagai balasan, kita malah meminta Ibu duduk di barisan lain, terpisah dari kita dan teman-teman kita.
- Saat kita berusia 13 tahun, Ibu membayar biaya kemah, biaya pramuka, dan biaya liburan kita. Sebagai balasan, kita malah tidak memberinya kabar ketika kita berada di luar rumah.
- Saat kita berusia 14 tahun, Ibu pulang kerja dan ingin memeluk kita. Sebagai balasan, kita malah menolak dan mengeluh, "Mama, aku sudah besar!".
- Saat kita berusia 17 tahun, Ibu sedang menunggu telepon yang penting, sementara kita malah asyik menelpon teman-teman kita yang sama sekali tidak penting.
- Saat kita berusia 18 tahun, Ibu menangis terharu ketika kita lulus SMA. Sebagai balasan, kita malah berpesta semalaman dan baru pulang keesokan harinya.
- Saat kita berusia 19 tahun, Ibu membayar biaya kuliah kita dan mengantar kita ke kampus pada hari pertama. Sebagai balasan, kita malah meminta Ibu berhenti jauh-jauh dari gerbang kampus dan menghardik, "Mama, aku malu! Aku 'kan.sudah gede!"
- Saat kita berusia 22 tahun, Ibu memeluk kita dengan haru ketika kita diwisuda. Sebagai balasan, kita malah bertanya kepadanya, "Mama, mana hadiahnya? Katanya mau membelikan aku ini dan itu?"
- Saat kita berusia 23 tahun, Ibu membelikan kita sebuah barang yang kita idam-idamkan. Sebagai balasan, kita malah mencela, "Duh! Kalau mau beli apa-apa untuk aku, bilang-bilang dong! Aku 'kan nggak suka model seperti ini!"
- Saat kita berusia 29 tahun, Ibu membantu membiayai pernikahan kita. Sebagai balasan, kita malah pindah ke luar kota, meninggalkan Ibu, dan menghubungi Ibu hanya dua kali setahun.
- Saat kita berusia 30 tahun, Ibu memberi tahu kita bagaimana cara merawat bayi. Sebagai balasan, kita malah berkata,"Mama, zaman sekarang sudah beda. Nggak perlu lagi cara-cara seperti dulu."
- Saat kita berusia 40 tahun, Ibu sakit-sakitan dan membutuhkan perawatan. Sebagai balasan, kita malah beralasan, "Mama, aku sudah berkeluarga. Aku punya tanggung jawab terhadap keluargaku."
- Dan entah kata-kata apalagi yang pernah kita ucapkan kepada Ibu. Bukan mustahil, itu yang menyumbat rezeki dan kebahagiaan kita selama ini.
Dikutip dari "7 Keajaiban Rezeki"
Bayangkan:
- Saat kita berusia 1 tahun, Ibu memandikan dan merawat kita. Sebagai balasannya, kita malah menangis di tengah malam.
- Saat kita berusia 2 tahun, Ibu mengajari kita berjalan. Sebagai balasan, kita malah kabur ketika Ibu memanggil kita.
- Saat kita berusia 3 tahun, Ibu memasakkan makanan kesukaan kita. Sebagai balasan, kita malah menumpahkannya.
- Saat kita berusia 4 tahun, Ibu memberi kita pensil berwarna. Sebagai balasan, kita malah mencoret-coret dinding dengan pensil tersebut.
- Saat kita berusia 5 tahun, Ibu membelikan kita baju yang bagus-bagus. Sebagai balasan, kita malah mengotorinya dengan bermain-main di lumpur.
- Saat kita berusia 10 tahun, Ibu membayar mahal-mahal uang sekolah dan uang les kita. Sebagai balasan, kita malah malas-malasan bahkan bolos.
- Saat kita berusia 11 tahun, Ibu mengantarkan kita ke mana-mana. Sebagai balasan, kita malah tidak mengucapkan salam ketika keluar rumah.
- Saat kita berusia 12 tahun, Ibu mengizinkan kita menonton di bioskop dan acara lain di luar rumah bersama teman-teman kita. Sebagai balasan, kita malah meminta Ibu duduk di barisan lain, terpisah dari kita dan teman-teman kita.
- Saat kita berusia 13 tahun, Ibu membayar biaya kemah, biaya pramuka, dan biaya liburan kita. Sebagai balasan, kita malah tidak memberinya kabar ketika kita berada di luar rumah.
- Saat kita berusia 14 tahun, Ibu pulang kerja dan ingin memeluk kita. Sebagai balasan, kita malah menolak dan mengeluh, "Mama, aku sudah besar!".
- Saat kita berusia 17 tahun, Ibu sedang menunggu telepon yang penting, sementara kita malah asyik menelpon teman-teman kita yang sama sekali tidak penting.
- Saat kita berusia 18 tahun, Ibu menangis terharu ketika kita lulus SMA. Sebagai balasan, kita malah berpesta semalaman dan baru pulang keesokan harinya.
- Saat kita berusia 19 tahun, Ibu membayar biaya kuliah kita dan mengantar kita ke kampus pada hari pertama. Sebagai balasan, kita malah meminta Ibu berhenti jauh-jauh dari gerbang kampus dan menghardik, "Mama, aku malu! Aku 'kan.sudah gede!"
- Saat kita berusia 22 tahun, Ibu memeluk kita dengan haru ketika kita diwisuda. Sebagai balasan, kita malah bertanya kepadanya, "Mama, mana hadiahnya? Katanya mau membelikan aku ini dan itu?"
- Saat kita berusia 23 tahun, Ibu membelikan kita sebuah barang yang kita idam-idamkan. Sebagai balasan, kita malah mencela, "Duh! Kalau mau beli apa-apa untuk aku, bilang-bilang dong! Aku 'kan nggak suka model seperti ini!"
- Saat kita berusia 29 tahun, Ibu membantu membiayai pernikahan kita. Sebagai balasan, kita malah pindah ke luar kota, meninggalkan Ibu, dan menghubungi Ibu hanya dua kali setahun.
- Saat kita berusia 30 tahun, Ibu memberi tahu kita bagaimana cara merawat bayi. Sebagai balasan, kita malah berkata,"Mama, zaman sekarang sudah beda. Nggak perlu lagi cara-cara seperti dulu."
- Saat kita berusia 40 tahun, Ibu sakit-sakitan dan membutuhkan perawatan. Sebagai balasan, kita malah beralasan, "Mama, aku sudah berkeluarga. Aku punya tanggung jawab terhadap keluargaku."
- Dan entah kata-kata apalagi yang pernah kita ucapkan kepada Ibu. Bukan mustahil, itu yang menyumbat rezeki dan kebahagiaan kita selama ini.
Dikutip dari "7 Keajaiban Rezeki"
Wednesday, December 8, 2010
KISI-KISI BIOLOGI UAS SM1 KLS X
This is a lattice Biological material for final exam semester 1 class X:
http://www.ziddu.com/download/12870413/KISI2soalbioklsXsm11011Siswa.pdf.html
For students please download.
Hopefully useful.
Greetings from your teacher.
Labels:
kisi-kisi bilogi
Subscribe to:
Posts (Atom)
